Subnet Mask
Subnet mask adalah deretan angka biner (bagian dari IP Address) yang
berfungsi sebagai tanda peng-kelas-an apa yang digunakan pada sebuah
komputer/jaringan. Sehingga peng-kelas-an IP Address pada sebuah
komputer/jaringan dapat diketahui/dibedakan. Biasanya subnet mask akan
terisi otomatis saat kita memberikan IP Address pada sebuah komputer.
- Kelas A (255.0.0.0)
- Kelas B (255.255.0.0)
- Kelas C (255.255.255.0)
Gateway
Gateway (default gateway) adalah IP Address yang berfungsi untuk
menghubungkan 2 jaringan atau lebih yang memiliki network ID yang
berbeda dan digunakan pada perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan 2
jaringan atau lebih yang memiliki network ID yang berbeda. Kita bisa
mengisi IP pada perangkat tersebut dengan bebas, asal Network ID tetap
sama dengan jaringan komputer yang terhubung. Namun jika kita tengah
memakai gateway ini pada perangkat untuk menghubungkan jaringan yang
berbeda, IP gateway ini janganlah digunakan untuk komputer/host pada
jaringan.
Ringkasan IP Address
| Kelas | Network | IP Private/Local | Subnet Mask | Network ID | Host ID |
| A | 1-126 | 10.X.X.X | 255.0.0.0 | 8 bit / 1 segmen | 24 bit / 3 segmen |
| B | 128-191 | 172.16.X.X | 255.255.0.0 | 16 bit / 2 segmen | 16 bit / 2 segmen |
| C | 192-223 | 192.168.X.X | 255.255.255.0 | 24 bit / 3 segmen | 8 bit / 1 segmen |
| D | 224 | - | - | - | - |
| E | 255 | - | - | - | - |
Kuning = Network ID.
Hijau = Host ID.
Pemberian IP Address
- Automatic, adalah pemberian IP Address secara otomatis setiap
komputer host/komputer akan mendapatkan IP Address-nya masing-masing
dari Server dengan sistem DHCP.
- Static, adalah pemberian IP Address secara Manual.
Dalam pemberian IP Address secara Manual kita dapat mengacu dari aturan-aturan yang telah dijelaskan sebelumnya.
Contoh pemberian IP Address pada komputer dengan Sistem Operasi Windows.
Pada gambar di atas berarti pemberian IP Address pada komputer adalah:
- Network ID: 192.168.100 (angka pertama pada Network ID adalah 192 berarti Kelas C)
- Host ID: 27 (bebas ditentukan)
- Subnet Mask: Sesuai dengan aturan (kelas C = 255.255.255.0)
- Default Gateway diisi secara bebas, namun dengan network ID yang
sama dan jangan digunakan untuk IP Address Komputer/Host pada jaringan.
(Maka jika suatu saat akan menggunakan perangkat untuk menghubungkan
jaringan yang berbeda, gateway ini bisa dijadikan IP Address untuk
perangkat tersebut)
Aturan tambahan:
- Angka 127 tidak dapat digunakan untuk angka pertama pada Network ID
karena 127 tidak termasuk pada kelas apa pun. 127 adalah alamat LoopBack
(IP Address yang hanya dikenali oleh komputer itu sendiri / tidak dapat
dikenali oleh komputer lain)
- Host ID tidak boleh semuanya terdiri dari angka 255 atau 0.
- Dalam sebuah jaringan, Host Id pada masing-masing komputer harus berbeda satu sama lain.